Suci Sekeping Hati

Sekeping hati dibawa berlari

Jauh melalui jalanan sepi

Jalan kebenaran indah terbentang

Di depan matamu para pejuang…

Berharap senang dalam berjuang

Bagai merindukan bulan di tengah siang

Pangkalnya jauh, ujungnya belum tiba

Akan kuatkah kaki yg melangkah

Bila disapa duri yang menanti

Akan kaburkah mata yg menatap

Pada debu yg pasti kan hinggap

Tapi jalan kebenaran

Tak akan selamanya sunyi

Ada ujian yg datang menghadang

Ada perangkap menunggu mangsa….

Saujana-Suci Sekeping Hati

4 Responses to “Suci Sekeping Hati”

  1. fir Says:

    kk edit yahhhhhhhhhh:

    Berharap senang dalam berjuang
    Bagai merindukan bulan di tengah siang
    >>Jalannya tak seindah sentuhan mata
    Pangkalnya jauh, ujungnya belum tiba

  2. 'Akhmad Says:

    gak ngerti maksudnyo … @_@

  3. fir Says:

    maksudnya, teksnya kurang atuh… baitnya kurang…
    itu kan nasyid…

  4. riska Says:

    fir >> makasi koreksinya :)
    akhmad >> “gak ngerti maksudnyo” hehehe baru blajar bhs palembang yak… ^_^

Leave a Reply